[SAADA TUL JANNAH], [A.T.J] and [S1 Keperawatan], [2025 HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP ODGJ DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONRE KAB. BULUKUMBA TAHUN 2025. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)
SAADATUL JANNAH_A.21.13.051.pdf
Download (3MB)
Abstract
Hubungan peran keluarga dengan kualitas hidup ODGJ di wilayah kerja puskesmas ponre Kab.Bulukumba Tahun 2025. Saada Tul Jannah1, ,Edison Siringoringo2.Nurlina3
Latar Belakang: Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan masalah kesehatan yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi gangguan jiwa
berat di Indonesia mencapai 4 per mil atau sekitar 1,8 juta orang. Di Kabupaten Bulukumba tahun 2024 tercatat 822 ODGJ, dengan jumlah tertinggi di Puskesmas Ponre sebanyak 95 kasus. Peran keluarga menjadi faktor penting dalam pemulihan dan peningkatan kualitas hidup ODGJ. Tujuan; Mengetahui hubungan peran keluarga dengan kualitas hidup ODGJ.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional Sampel berjumlah 30 responden yang merupakan ODGJ dan keluarganya yang dipilih menggunakan
teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tentang peran keluarga dan kualitas hidup ODGJ. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji ChiSquare untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwasebagian besar keluarga memiliki peran yang baik (56,7%) dan sebagian besar ODGJ memiliki kualitas hidup yang baik (53,3%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran keluarga dengan kualitas hidup ODGJ (p-value < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik peran keluarga, maka semakin baik pula kualitas hidup yang dirasakan oleh ODGJ Hasil ini selaras dengan penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa dukungan keluarga berkontribusi positif terhadap peningkatan kondisi psikososial ODGJ.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara peran keluarga dengan kualitas hidup ODGJ. Peran keluarga yang optimal mampu meningkatkan kualitas hidup ODGJ, baik dari aspek fisik, psikologis, sosial, maupun lingkungan.
Saran: Pihak keluarga diharapkan dapat terus meningkatkan keterlibatan dalam perawatan ODGJ melalui pemberian dukungan emosional, pengawasan pengobatan, dan komunikasi yang positif Selain itu, institusi layanan kesehatan perlu memberikan edukasi dan pelatihan kepada keluarga agar mampu menjadi mitra dalam proses pemulihan ODGJ secara berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi kualitas hidup ODGJ, seperti kepatuhan minum obat, dukungan sosial masyarakat, dan status ekonomi
Kata Kunci: keluarga, kualitas hidup, ODGJ,
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id |
| Date Deposited: | 30 Mar 2026 05:58 |
| Last Modified: | 30 Mar 2026 05:58 |
| URI: | http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/278 |

