[PUTRI AISYAH NUR], [P.A.N] and [S1 Keperawatan], [2025 HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI ULTRA PROCESSED FOOD DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAILE TAHUN 2025. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)
PUTRI AISYAH NUR_A.21.13.047.pdf
Download (3MB)
Abstract
Hubungan antara konsumsi ultra processed food dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Caile. Putri aisyah nur, Nadia Alfira1, Hamdana.2
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi di masyarakat dan sering tidak menunjukkan gejala, sehingga dikenal sebagai “silent killer”. Salah satu faktor yang berperan dalam meningkatnya kejadian hipertensi adalah pola konsumsi makanan, khususnya konsumsi Ultra Processed Food (UPF) yang tinggi natrium, gula tambahan, dan lemak jenuh serta rendah serat dan zat gizi penting. Di wilayah kerja Puskesmas Caile, hipertensi termasuk kasus terbanyak, terutama pada kelompok usia produktif.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara konsumsi ultra processed food dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Caile tahun 2025.
Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 50 orang penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk konsumsi UPF dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengonsumsi UPF secara sering, dan mayoritas dari mereka mengalami hipertensi tingkat sedang. Sebaliknya, responden yang mengonsumsi UPF secara kadang-kadang cenderung mengalami hipertensi ringan. Hasil uji Chi
Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi UPF dengan tingkat keparahan hipertensi (ρ < 0,05).
Kesimpulan: Hubungan antara konsumsi ultra processed food dengan kejadian hipertensi. Semakin sering konsumsi UPF, maka semakin tinggi tingkat keparahan hipertensi yang dapat dialami. Hasil ini diharapkan menjadi dasar dalam upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko hipertensi melalui pengendalian konsumsi UPF.
Kata Kunci: Ultra Processed Food, Hipertensi, Pola Konsumsi,
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 03:43 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 03:43 |
| URI: | http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/277 |

