[PERDIANI], [PE] and [S1 Keperawatan], [2025 HUBUNGAN TINGKAT KEMANDIRIAN DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOWA KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)
PERDIANI_A.21.13.090.pdf
Download (4MB)
Abstract
Hubungan Tingkat Kemandirian dengan Kualitas Hidup Lansia Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Lowa Kabupaten Kepulauan Selayar. Perdiani1, Aszrul AB2, Haerati3
Latar belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memiliki jumlah penderita terbesar ke lima di dunia sekitar 19,5%. Desa Binanga Sombayya merupakan desa yang memiliki penderita diabetes melitus tertinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Lowa sebanyak 91 penderita yang di sebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, pola makan dan kurangnya pengetahuan mengenai hidup sehat. Indonesia telah memasuki proses penuaan penduduk dimana jumlah penduduk lansia semakin meningkat setiap tahunnya, lansia di Puskesmas Lowa sebanyak 1577 lansia. Data kemandirian lansia pada tahun 2024 lansia di Puskesmas Lowa masih banyak yang mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari dengan jumlah 1001 orang, sedangkan kualitas hidup lansia mereka masih memiliki kualitas hidup yang baik dengan jumlah 10 orang (50%). Yang berarti lansia di Puskesmas Lowa masih memiliki kemandirian dan kualitas hidup yang baik.
Tujuan Penelitian: Diketahui hubungan tingkat kemandirian dengan kualitas hidup lansia penderita diabetes melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Lowa Kabupatan Kepulauan Selayar. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode cross-sectional. Sampel berjumlah 49 orang lansia diabetes melitus. Tekhnik pengambilan sampel dengan metode non-probability sampling dengan tekhnik purposive sampling instrumen yang digunakan kusioner WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup indeks barthel untuk menilai tingkat kemandirian.
Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa 43(87,8%) lansia berada pada kategori mandiri dan 20(40,8%) memiliki kualitas hidup baik. Data penelitian ini di analisis bivariat dengan uji statistik Sperman rank di dapatkah hasil p-0,002 (p<0,005) dengan r-0,439, yang berarti terdapat hubungan antara tingkat kemandirian dengan kualitas hidup lansia di Puskesmas Lowa.
Kesimpulan: semakin tinggi kemandirian lansia maka semakin baik kualitas hiudup seorang lansia.
Kata kunci: DM, lansia, kualiatas hidup, tingkat kemandirian.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 03:11 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 03:11 |
| URI: | http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/276 |

