FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BONTOSIKUYU

[NUR ILMA], [N.I] and [S1 Keperawatan], [2025 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BONTOSIKUYU. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)

[thumbnail of NUR ILMA_ A.21.13.087.pdf] Text
NUR ILMA_ A.21.13.087.pdf

Download (5MB)

Abstract

Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bontosikuyu. Nur Ilma¹, Amalia², Fatmawati³

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah dengan multisektoral, namun stunting umumnya terjadi akibat masalah gizi kronis sejak usia dini yang berdampak pada tinggi badan menjadi lebih rendah. Pada tahun 2019 terjadi kasus stunting di Indonesia dengan prevalensi 27,67% dan di Kabupaten Kepulauan Selayar pada tahun 2021 mencapai 995 balita (59,0%). UPTD Puskesmas Bontosikuyu memiliki prevalensi stunting sebesar 39%.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bontosikuyu.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bontosikuyu. Sampel penelitian sebanyak 84 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian ASI dan faktor riwayat imunisasi dengan kejadian stunting (p=0,000), pemeriksaan kehamilan (p=0,000), dan pemberian ASI eksklusif (p=0,000). Namun, tidak terdapat hubungan antara berat badan lahir rendah (p=0,054) dan pendidikan ibu (p=0,345) dengan kejadian stunting.
Kesimpulan dan Saran: Pada penelitian ini ditemukan bahwa kejadian stunting banyak dipengaruhi oleh faktor pemberian ASI, imunisasi, dan pemeriksaan kehamilan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan kepada ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan, imunisasi, dan pemberian ASI eksklusif untuk mencegah stunting.

Kata Kunci: Imunisasi, Pemeriksaan Kehamilan, ASI, Kejadian Stunting

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id
Date Deposited: 05 Feb 2026 06:05
Last Modified: 05 Feb 2026 06:05
URI: http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/236

Actions (login required)

View Item
View Item