ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU BERDASARKAN MODEL KEPERCAYAAN KESEHATAN (HEALTH BELIEF MODEL) DI RSUD H. A SULTHAN DG RADJA BULUKUMBA

[ALDA MURDIANSYAH PUTRI], [A.M.P] and [S1 Keperawatan], [2025 ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU BERDASARKAN MODEL KEPERCAYAAN KESEHATAN (HEALTH BELIEF MODEL) DI RSUD H. A SULTHAN DG RADJA BULUKUMBA. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)

[thumbnail of Alda Murdiansyah Putri_A.21.13.004.pdf] Text
Alda Murdiansyah Putri_A.21.13.004.pdf

Download (3MB)

Abstract

Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru Berdasarkan Model Kepercayaan Kesehatan (Health Belief Model) di RSUD Andi Sultan Dg Radja Bulukumba. Alda Murdiansyah Putri¹, Andi Tenriola², Muriyati³

Latar Belakang: Di Indonesia, kesehatan masyarakat masih menghadapi masalah penyakit menular TB paru. Kepatuhan pasien terhadap pengobatan adalah komponen penting dalam pengendalian TB, tetapi tingkat ketidakpatuhan masih tinggi. Health Belief Model (HBM) adalah pendekatan teoritis yang menilai persepsi individu terhadap penyakit dan pengobatan dengan mempertimbangkan kerentanan, keseriusan, manfaat dan hambatan serta faktor pendorong.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kerentanan, keseriusan, manfaat, dan hambatan, serta faktor pendorong dengan kepatuhan minum obat pasien TB paru di RSUD Andi Sultan Dg Radja Bulukumba.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 53 responden diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square.
Hasil: Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi yang kuat terhadap faktor pendorong (57,9%), keseriusan (71,7%), kerentanan (87,9%), dan manfaat dan hambatan (75,5%). Selain itu, 66% responden menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi. Menurut uji statistik, semua variabel HBM memiliki korelasi signifikan dengan kepatuhan minum obat: kerentanan p=0,000, keseriusan p=0,000, manfaat dan hambatan p=0,001, dan faktor pendorong p=0,000.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara seluruh komponen Health Belief Model (kerentanan, keseriusan, manfaat dan hambatan, serta faktor pendorong) dengan tingkat kepatuhan minum obat pasien TB paru. Hal ini menunjukkan pentingnya pendekatan HBM dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan TB paru.

Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Kepatuhan minum obat, Health Belief Model.

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id
Date Deposited: 28 Jan 2026 04:09
Last Modified: 28 Jan 2026 04:09
URI: http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/209

Actions (login required)

View Item
View Item