EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN NY.M DI WILAYAH DESA KAMBUNO DUSUN MANYAHA KECAMATAN BULUKUMPA

[IRDAWATI], [IR] and [Profesi Ners], [2025] EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN NY.M DI WILAYAH DESA KAMBUNO DUSUN MANYAHA KECAMATAN BULUKUMPA. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)

[thumbnail of IRDAWATI_D.24.12.077.pdf] Text
IRDAWATI_D.24.12.077.pdf

Download (963kB)

Abstract

Efektivitas Pemberian Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Ny.M Di Wilayah Desa Kambuno Dusun Manyaha Kecamatan Bulukumpa. Irdawati1,Edison Siringoringo2.

Latar Belakang: Dalam penanganan hipertensi, penggunaan herbal telah menjadi pilihan alternatif di masyarakat. Namun, banyak pasien hipertensi yang kurang tepat dalam mengonsumsi herbal, baik dari segi dosis, frekuensi, maupun pemilihan jenis tanaman yang sesuai. Di Indonesia, prevalensi hipertensi juga mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi hipertensi nasional mencapai 36,4%, naik dari 34,1% pada Riskesdas 2018. Tiga provinsi dengan prevalensi tertinggi menurut SKI 2023 adalah Kalimantan Timur (41,7%), Sulawesi Barat (40,2%), dan Sulawesi Selatan (39,5%). Angka ini menunjukkan beban hipertensi semakin meluas di wilayah Indonesia Timur. Faktor risiko utama di antaranya adalah kebiasaan konsumsi makanan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, dan obesitas. prevalensi hipertensi di Sulawesi Selatan tercatat sebesar 39,5%, lebih tinggi dibanding angka nasional. Tiga kabupaten dengan prevalensi tertinggi adalah Kabupaten Enrekang (45,1%), Bone (43,6%), dan Bulukumba (42,8%).
Tujuan: Memberikan gambaran tentang studi kasus dengan mengaplikasikan Asuhan keperawatan keluarga pada pasien hipertensi dengan intervensi keperawatan pemberian jus mentimun.
Metode: Studi kasus ini menggunakan pendekatan proses keperawatan terhadap satu klien dengan hipertensi di wilayah Desa Kambuno. Intervensi dilakukan selama 5 hari berturut-turut dilakukan minum jus mentimun secara mandiri oleh pasien pada tanggal 23-27 Juni 2025.
Hasil: setelah dilakukan tindakan keperawatan yaitu didapatkan data subjektif yaitu klien dan keluarga mampu menyebutkan definisi, faktor risiko dan tanda gejala hipertensi. Klien dan keluarga juga mampu menjelaskan cara pencegahan hipertensi. Klien dan keluarga menyebutkan manfaat pengobatan non farmakologi dan cara membuat jus mentimun. Klien dan keluarga mampu menjelaskan manfaat kontrol rutin tekanan darah. Data objektif didapatkan data yaitu sebelum diberikan klien memiliki tekanan darah sistolik sebesar 160 mmHg dan tekanan darah setelah diberikan jus mentimun sebesar 120 mmHg. Pada tekanan darah diastolik sebelum dilakukan terapi jus mentimun sebesar 90 mmHg, dan setelah diberikan jus mentimun menjadi 80 mmHg.
Kesimpulan: Terdapat hasil penurunan tekanan darah dengan mengkonsumsi jus mentimun dengan rutin.
Saran: Diharapkan keluarga dapat merawat anggota keluarga yang menderita hipertensi dan diharapkan keluarga dapat mengambil keputusan atau tindakan untuk mengatasi masalah serta dapat melanjutkan perawatan terhadap anggota keluarga.

Kata Kunci: Hipertensi, Jus Mentimun.

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id
Date Deposited: 23 Jan 2026 02:53
Last Modified: 23 Jan 2026 02:53
URI: http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/194

Actions (login required)

View Item
View Item