ANALISIS PENERAPAN TEPID SPONGE BATH DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMI PADA KASUS DEMAM TIFOID AN.R DI UPT PUSKESMAS SALASSAE

[FITRIANI], [FI] and [Profesi Ners], [2025] ANALISIS PENERAPAN TEPID SPONGE BATH DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMI PADA KASUS DEMAM TIFOID AN.R DI UPT PUSKESMAS SALASSAE. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)

[thumbnail of FITRIANI_D.24.12.085.pdf] Text
FITRIANI_D.24.12.085.pdf

Download (3MB)

Abstract

Analisis Penerapan Tepid Sponge Bath Dengan Masalah Keperawatan Hipertermi Pada Kasus Demam Tifoid An.R Di UPT Puskesmas Salassae. Fitriani1, Haerani2.

Latar Belakang: Demam tifoid merupakan salah satu penyakit infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat,terutama di daerah dengan sanitasi yang buruk dan akses air bersih yang terbatas. Situasi penyakit demam typhoid di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2020 yaitu penyakit demam typhoid tercatat sebanyak 23,271 orang, diantaranya yaitu laki-laki sebanyak 11,723 dan perempuan
sebanyak 11,548. Sedangkan yang bergejala (suspek demam typhoid) sebanyak 16,743 penderita yaitu laki-laki sebanyak 7.925 dan perempuan sebanyak 8.818 (DinkesSulsel, 2020). Di
Puskesmas Salassae penderita demam tifoid tahun 2022 sebanyak 123 orang, tahun 2023 sebanyak 113 orang, tahun 2024 sebanyak 97 orang dan tahun 2025 Januari-Februari sebanyak 30 orang (PKM Salassae, 2025).
Tujuan: Untuk mengaplikasikan asuhan keperawatan anak pada An. R dengan pemberian intervensi Tepid Sponge Bath untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien demam Tifoid.
Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Studi kasus adalah rencana penelitian yang dirancang sedemikian rupa sehingga penelitian dapat memperoleh jawaban terhadap pertanyaan sendiri.
Hasil penelitian: Setelah diberikan intervensi selama 3 hari, perlakuan 2 kali sehari dengan rentang waktu 20 menit tiap tindakan, didapatkan pasien demam menurun, tidak menggigil, tidak rewel dan kembali aktif, kulit teraba lembat, mengalami penurunan suhu tubuh secara signifikan,
tanda-tanda vital seperti pernapasan dan nadi kembali normal.
Kesimpulan: ada pengaruh pemberian terapi tepid sponge bath terhadap penurunan substansial pada suhu tubuh demam (hipertermi) sehingga tingkat ketidaknyamanan pada anak juga menjadi ringan.

Kata Kunci: Tepid Sponge Bath, Hipertermi, Demam Tifoid

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id
Date Deposited: 22 Jan 2026 02:56
Last Modified: 22 Jan 2026 02:56
URI: http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/191

Actions (login required)

View Item
View Item