PENGARUH PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN PADA IBU POST PARTUM DENGAN DIAGNOSIS MENYUSUI TIDAK EFEKTIF DI RUANG PERAWATAN DELIMA RSUD KH. HAYYUNG KAB. KEPULAUAN SELAYAR TAHUN 2024

[Wanda Rukmana Amin], [W.R.A] and [Profesi Ners], [2024] PENGARUH PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN PADA IBU POST PARTUM DENGAN DIAGNOSIS MENYUSUI TIDAK EFEKTIF DI RUANG PERAWATAN DELIMA RSUD KH. HAYYUNG KAB. KEPULAUAN SELAYAR TAHUN 2024. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)

[thumbnail of WANDA RUKMANA AMIN_D.23.11.052.pdf] Text
WANDA RUKMANA AMIN_D.23.11.052.pdf

Download (819kB)

Abstract

Pengaruh penerapan pijat oksitosin pada ibu post partum dengan diagnosis menyusui tidak efektif di ruang perawatan delima RSUD KH. HAYYUNG Kab. kepulauan selayar tahun Wanda Rukmana Amin1, Fitriani2, Asnidar3.
Latar Belakang: Air susu ibu (ASI) merupakan campuran lemak dalam protein (emulsi),laktosa dan garam organik. Kolostrum pada ASI kaya akan antibodi, karena ASI mengandung protein peningkat imunitas dan fungisida dalam jumlah besar, sehingga pemberian ASI eksklusif dapat menurunkan risiko kematian bayi. Menurut kementerian kesahatan, Badan penelitian dan Pengembangan Kesehatan Riskesdas mengatakan Proporsi ASI pada bayi 0 hingga 6 bulan di Indonesia sebesar 37,3%, menurut Badan Pusat Statistik di Sulawesi Selatan menyatakan bahwa < 6 bulan yang mendapat ASI eksklusif yaitu 75,88%. Ikatan dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan angka ibu yang pernah menyusui anak di Indonesia mencapai 90%, namun ibu yang memberikan ASI eksklusif pada bayi usia < 6 bulan masi rendah yaitu 20%.
Tujuan: Mampu melaksanakan pijat oksitosin pada ibu post partum dengan diagnosis Menyusui tidak efektif.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus, dengan jumlah responden 1 orang.
Hasil Penelitian: Berdasarkan data yang didapatkan dengan diagnosis keperawatan menyusui tidak efektif, maka intervensi yang diberikan adalah pijat oksitosin, dengan implementasi yang dilakukan selama 3 hari didapatkan bahwa pijat oksitosin mampu membantu pasien dalam meningkatkan produksi ASI masalah menyusui tidak efektif teratasi.
Kesimpulan: Adapun kesimpulan yaitu sesuai dengan hasil yang didapatkan, bahwa penerapan pijat oksitosin pada Ny.A mampu meningkatkan produksi ASI dengan masalah menyusui tidak efektif teratasi. Hal tersebut sejalan dengan jurnal-jurnal terkait.

Kata Kunci: Menyusui Tidak Efektif , Ibu Post Partum, Pijat Oksitosin,

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id
Date Deposited: 08 Sep 2026 07:46
Last Modified: 08 Sep 2026 07:46
URI: http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/404

Actions (login required)

View Item
View Item