EFEKTIVITAS TERAPI MUROTTAL DAN GENERALISASI SP HALUSINASI TERHADAP Ny. “J” PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG KENANGA RSKD DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN

[MUH. FAISAL JUFRI], [M.F.J] and [Profesi Ners], [2024] EFEKTIVITAS TERAPI MUROTTAL DAN GENERALISASI SP HALUSINASI TERHADAP Ny. “J” PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG KENANGA RSKD DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)

[thumbnail of MUH FAISAL JUFRI_D.23.11.032.pdf] Text
MUH FAISAL JUFRI_D.23.11.032.pdf

Download (678kB)

Abstract

Efektivitas Terapi Murottal Terhadap Ny. “J” Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Di Ruang Kenanga Rskd Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Muh Faisal jufri 1, Nurlina2, Fatmawati3

Latar Belakang: Halusinasi merupakan suatu gejala gangguan jiwa di mana pasien mengalami perubahan sensorik dalam persepsi indra, ketidak mampuan untuk membedakan ransangan dari pikiran dan dunia luar, dan persepsi yang salah tentang lingkungan tanpa benda berdasarkan pravalensi yang di dapatkan dari rskd dadi makkassar pada tahun 2023 terdapat 5.030, jiwa yang terdiagnosa halusinasi. Ada beberapa dampak yang dapat ditimbulkan dari halusinasi pendengaran yaitu terjadinya perilaku kekerasan dan resiko bunuh diri. Alasan diatas membuktikan bahwa masih banyak penderita gangguan jiwa dengan masalah utama halusinasi pendengaran, adapun solusi atau penatalksanaan yaitu dengan meneraapkan Terapi Murotal untuk mengetahui respon halusinasi pada klien.
Tujuan: Mampu melaksanakan terapi murottal kepada klien dengan masalah halusinasi pendengaran.
Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Studi kasus adalah rencana penelitian yang dirancang sedemikian rupa sehingga penelitian dapat memperoleh jawaban terhadap pertanyaan sendiri.
Hasil penelitian: Berdasarkan analisa data didapatkan diagnosa halusinasi pendengaran, maka intervensi yang diberikan adalah terapi murottal, implementasi yang dilakukan selama 8 hari didapatkan bahwa klien sudah mampu mengontrol halusinasi secara mandiri.
Kesimpulan: Adapun kesimpulan yaitu sesuai dengan hasil yang didapatkan, bahwa pemberian terapi murottal membuat Ny. J mampu mengontrol halusinasi pendengaran secara mandiri. Hal tersebut sejalan dengan jurnal terkait.

Kata Kunci: Halusinasi Pendengaran, Terapi Murottal

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id
Date Deposited: 08 Sep 2026 06:46
Last Modified: 08 Sep 2026 06:46
URI: http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/396

Actions (login required)

View Item
View Item