[ANNA NURVADILLA], [A.N] and [Profesi Ners], [2024] ANALISIS PENERAPAN TERAPI MUROTTAL PADA Ny.M DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI POST SECTIO CAESAREA DI RUANG PERAWATAN SERUNI RSUD PROF. DR. H. M ANWAR MAKKATUTU BANTAENG. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)
ANNA NURVADILLA _D.23.11.004.pdf
Download (1MB)
Abstract
Analisis Penerapan Terapi Murottal Pada Ny.M Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Post Sectio Caesarea Di Ruang Perawatan Seruni Di RSUD Prof. Dr. H.M Anwar Makkatutu Bantaeng. Anna Nurvadilla1, Fitriani2, Asnidar3
Latar Belakang: prevalensi persalinan Sectio Caesarea di Indonesia sebesar 17,6% tertinggi di wilayah DKI Jakarta sebesar 31,3% dan terendah di Papua sebesar 6,7 sedangkan persalinan section caesarea di Provinsi Sulawesi Selatan sekitar 13,6% dari seluruh jumlah persalinan. Pasien pasca operasi caesarea biasanya merasakan berbagai keluhan, salah satunya nyeri, Nyeri yang tidak diobati dapat menjadi stres, sehingga memerlukan cara untuk mengelola nyeri tersebut agar dapat beradaptasi. Penatalaksanaan nyeri terbagi menjadi dua bagian, yaitu farmakologis dan nonfarmakologis. Metode farmakologi meliputi obat pereda nyeri, sedangkan metode non farmakologi meliputi teknik relaksasi, distraksi, pemijatan, dan kompres hangat. Teknik distraksi dapat mengurangi nyeri klien pasca Sectio Caesarea. Salah satu teknik distraksi yang dapat mengurangi nyeri Sectio Caesarea adalah terapi murottal Al-Quran.
Tujuan: Memberikan gambaran tentang studi kasus dengan mengaplikasikan Asuhan Keperawatan Maternitas pada pasien dengan diagnosis Nyeri Akut pada kasus Post Sectio Caesarea dengan intervensi Terapi Murottal Terhadap Penurunan Nyeri.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Studi kasus adalah rencana penelitian yang dirancang sedemikian rupa sehingga penelitian dapat memperoleh jawaban terhadap pertanyaan sendiri.
Hasil Penelitian: Berdasarkan analisa data didapatkan diagnosis keperawatan nyeri akut, maka intervensi yang diberikan adalah terapi murottal, implementasi yang dilakukan selama 3 hari didapatkan bahwa terapi murottal mampu membantu pasien dalam menurunkan intensitas skala nyeri.
Kesimpulan: Adapun kesimpulan yaitu sesuai dengan hasil yang didapatkan, bahwa penerapan terapi murottal membuat Ny.M mampu menurunkan intensitas skala nyeri. Hal tersebut sejalan dengan jurnal-jurnal terkait.
Kata Kunci: Nyeri Post Sectio Caesarea, Terapi Murottal
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 07:09 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 07:09 |
| URI: | http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/388 |

