PENGARUH PEMBERIAN PIJAT EFFLEURAGE TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TANETE KABUPATEN BULUKUMBA

[LILIS ANRIANI], [L.A] and [S.I Keparawatan], [2025] PENGARUH PEMBERIAN PIJAT EFFLEURAGE TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TANETE KABUPATEN BULUKUMBA. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)

[thumbnail of LILIS ANRIANI_A.21.13.030.pdf] Text
LILIS ANRIANI_A.21.13.030.pdf

Download (4MB)

Abstract

Pengaruh Pemberian Pijat Effleurage Tehadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Tanete Kabupaten Bulukumba Tahun 2025 Lilis Anriani¹, Tenriwati², Fitriani³.

Latar Belakang: Wanita hamil sering melaporkan berbagai stresor, termasuk gejala fisik, citra tubuh, kesehatan janin, penyesuaian gaya hidup, gangguan emosional, serta kekhawatiran tentang kehamilan, persalinan, dan kelahiran. Kurangnya tidur dapat berakibat negatif bagi kesehatan ibu dan janin, seperti kesulitan berkonsentrasi, cepat lelah, nyeri tubuh, dan suasana hati yang buruk. Selain itu, masalah tidur pada masa kehamilan juga berhubungan dengan perubahan fisik, termasuk peningkatan hormon progesteron dan prolaktin, kenaikan berat badan, aktivitas janin, mual, muntah, dan tekanan pada kandung kemih. Nyeri punggung sering juga dirasakan oleh ibu hamil, yang berdampak pada kualitas tidur mereka.
Tujuan Penelitian: Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian pijat effleurage terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III di Puskesmas Tanete Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain praeksperimen dengan pendekatan one group pre-test post-test design sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 responden dengan teknik sampling penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling, yang memilih sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner PSQI.
Hasil:Penelitian ini sebelum intervensi pijat effleurage, terdapat 35 ibu hamil (92,1%) yang mengalami kualitas tidur buruk sementara 3 ibu hamil (7,9%) memiliki kualitas tidur yang cukup. Setelah dilakukan intervensi, terjadi peningkatan rata-rata kualitas tidur, dengan 26 ibu hamil (68,4%) melaporkan kualitas tidur yang cukup dan 12 ibu hamil (31,6%) mengalami kualitas tidur yang baik.
Kesimpulan dan Saran: Berdasarkan penelitian yang dilakukan kepada 38 ibu hamil trimester ketiga yang memiliki masalah tidur ada pengaruh pemberian pijat effleurage terhadap kualias tidur ibu hamil trimester III di puskesmas Tanete kabupaten Bulukumba.

Kata kunci: Ibu hamil trimester ketiga, kualitas tidur, pijat effleurage

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id
Date Deposited: 07 Aug 2026 05:00
Last Modified: 07 Aug 2026 05:00
URI: http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/382

Actions (login required)

View Item
View Item