[KASMI], [KA] and [S.I Keparawatan], [2025] STUDI DESKRIPTIF KEPATUHAN PERAWAT DALAM MENCUCI TANGAN BERDASARKAN FIVE MOMENT DI RSUD PROF H. M. ANWAR MAKKATUTU BANTAENG. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)
KASMI_A.21.13.028.pdf
Download (2MB)
Abstract
STUDI DESKRIPTIF KEPATUHAN PERAWAT DALAM MENCUCI TANGAN BERDASARKAN FIVE MOMENT DI RSUD PROF. H. M. ANWAR MAKKATUTU
BANTAENG. Kasmi1, Hamdana2, A. Nurlaela Amin3.
Latar Belakang Penerapan Five moment Hand Hygiene tidak hanya menekankan pada tindakan mencuci tangan itu sendiri, tetapi juga perlu memperhatikan tingkat kepatuhan perawat dalam melaksanakannya. Salah satu upaya untuk mengurangi insiden infeksi adalah dengan menerapkan lima momen mencuci tangan, yang meliputi: 1. Sebelum kontak dengan pasien, 2. Sebelum melakukan tindakan aseptik, 3. Setelah terpapar cairan tubuh pasien, 4. Setelah kontak dengan pasien, 5. Setelah kontak dengan lingkungan sekitar pasien.
Tujuan Penelitian untuk mengetahui tingkat kepatuhan perawat dalam melakukan cuci tangan berdasarkan Five moment di RSUD Prof. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng.
Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 30 responden sebagai sampel penelitian.
Hasil Penelitian Hasil penelitian didapatkan bahwa pada five moment, 1. sebelum kontak dengan pasien, 26 perawat (86,7%) melaksanakan prosedur, sedangkan 4 perawat (13,3%) tidak melaksanakannya. 2. sebelum melakukan tindakan aseptik, seluruh 30 perawat (100,0%) tidak melaksanakan prosedur tersebut. 3. setelah terpapar cairan tubuh pasien, juga seluruh 30 perawat (100,0%) tidak melaksanakan cuci tangan. 4. setelah kontak dengan pasien, 29 perawat (96,7%) melaksanakan prosedur, sedangkan 1 perawat (3,3%) tidak melaksanakannya. 5. pada moment kelima, setelah kontak dengan lingkungan pasien, 27 perawat (90,0%) melaksanakan cuci tangan, sementara 3 perawat (10,0%) tidak melakukannya.
Kesimpulan dan Saran Berdasarkan penelitian mengenai kepatuhan perawat dalam mencuci tangan berdasarkan Five moment di RSUD Prof. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng, ditemukan bahwa momen yang paling sering dilaksanakan yaitu setelah kontak dengan pasien, dengan 29 perawat (96,7%) melaksanakan prosedur tersebut. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar lebih memperdalam analisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan perawat terhadap five moment hand hygiene.
Kata kunci: five moment, hand hygiene, kepatiuhan, perawat
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 03:50 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 03:50 |
| URI: | http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/381 |

