[ANDI NURHIDAYAH SYAM], [A.N.S] and [Profesi Ners], [2025] PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM DAN DZIKIR PADA Tn. S DENGAN MASALAH RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUANG KENARI RKSD DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN. Jurnal Kesehatan Panrita Husada. (In Press)
ANDI NURHIDAYAH SYAM_D.24.12.005.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penerapan Terapi Relaksasi Nafas Dalam Dan Dzikir Pada Tn.S Dengan Masalah Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Kenari RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Andi Nurhidayah Syam1, Fatmawati2
Latar Belakang: Prevalensi rumah tangga yang memiliki penderita gangguan jiwa di Indonesia yaitu 3% orang, angka ini mengindikasikan 3 per mil rumah tangga dengan penderita ODGJ di tiap 1.000 rumah tangga, sehingga jumlahnya diperkirakan sekitar 315.621 ribu ODGJ. Secara nasional, terdapat 844 ODGJ berat yang dipasung pada tahun 2023. Prevalansi rumah tangga dengan penderita gangguan jiwa di Sulawesi Selatan pada tahun 2023 adalah sebesar 3.1% atau sekitar 9.483 orang. Ada beberapa dampak yang dapat ditimbulkan dari resiko perilaku kekerasan yaitu seseorang dapat kehilangan kontrol dirinya sehingga bisa membahayakan diri sendiri, orang lain maupun merusak lingkungan. Adapun solusi atau pelaksanaan nonfarmakologis untuk mengatasi dampak yang mungkin muncul adalah dengan terapi relaksasi nafas dalam dan dzikir.
Tujuan: Mampu melaksanakan terapi relaksasi nafas dalam dan dzikir kepada klien dengan masalah resiko perilaku kekerasan.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif studi kasus pada pasien Tn.S di Ruang Kenari RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Intervensi diberikan selama enam kali pertemuan (SP1 SP5) selama 6–20 Januari 2025.
Hasil Penelitian: Berdasarkan analisa data didapatkan diagnosa resiko perilaku kekerasan, maka intervensi yang diberikan adalah terapi relaksasi nafas dalam dan dzikir, implementasi yang dilakukan selama 6 hari didapatkan bahwa klien sudah mampu mengontol perilaku kekerasan secara mandiri.
Kesimpulan:Sesuai dengan hasil yang didapatkan, bahwa pemberian terapi relaksasi nafas dalam dan dzikir membuat Tn.S mampu mengontrol perilaku kekerasan secara mandiri. Hal tersebut sejalan dengan jurnal-jurnal yang terkait.
Kata Kunci: Resiko Perilaku Kekerasan, Terapi Relaksasi Nafas Dalam, Terapi Dzikir
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 02:16 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 02:16 |
| URI: | http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/316 |

