[USWATUN HASANAH], [U.H] and [Teknologi Laboratorium Medis], [2025] GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN RHEUMATOID ARTHRITIS (RA) PADA LANSIA DENGAN KELUHAN NYERI SENDI DI PUSKESMAS CAILE KABUPATEN BULUKUMBA. Jurnal TLM Blood Smear. (In Press)
USWATUN HASANAH_ E.22.07.041.pdf
Download (2MB)
Abstract
Gambaran Hasil Pemeriksaan Rheumatoid Arthritis (RA) pada Lansia dengan Keluhan Nyeri Sendi di Puskesmas Caile Kabupaten Bulukumba. Uswatun hasanah1, Fatimah2, A.R. Pratiwi Hasanuddin3.
Latar Belakang: Lanjut usia adalah tahap akhir dari proses penuaan. Pada tahap ini biasanya individu tersebut sudah mengalami kemunduran fungsi fisiologis organ tubuhnya. Tubuh orang lanjut usia rentan mengalami 5 serangan penyakit karena daya tahan tubuh mulai menurun. Akibatnya beberapa penyakit muncul, Berbagai gangguan fisik atau penyakit mulai muncul pada lansia, salah satu diantaranya adalah penyakit persendian atau arthritis. Rheumatoid Arthritis merupakan suatu penyakit peradangan kronis (terjadi dalam jangka waktu yang panjang) pada sendi. Meningkatnya angka kejadian Rheumatoid Arthritis khususnya pada lansia terjadi hampir di seluruh wilayah di Indonesia, yang disebabkan rendahnya pengetahuan lansia tentang Rheumatoid Arthritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan Rheumatoid Arthritis pada lansia dengan keluhan nyeri sendi di Puskesmas Caile Kabupaten Bulukumba.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Systematic Review dengan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Caile Kabupaten Bulukumba. Sampel pada penelitian ini adalah lansia dengan keluhan nyeri sendi, sebanyak 35 sampel darah kemudian dilakukan pemeriksaan Rheumatoid Factor (RF) Latex Test untuk menentukan ada atau tidaknya rheumatoid faktor dalam serum pasien yang dinyatakan dengan positif (8 IU/mL) atau negatif (<8 IU/Ml)
Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa dari 35 sampel darah lansia, yang terdiri dari laki-laki 13 responden dan perempuan 22 responden, didapatkan hasil reaktif (positif) pada 3 responden (8,6%) dengan terbentuknya aglutinasi pada serum yang dimana 2 orang perempuan berumur 62 dan 64 tahun dan 1 orang laki-laki berumur 71 tahun. Sedangkan 32 responden lainnya (91,4%) menunjukan hasil non reaktif/negative (tidak ada aglutinasi). Hasil tersebut didukung dengan adanya faktor usia tua, faktor jenis kelamin yang dipengaruhi oleh hormonal, faktor genetik,serta faktor gaya hidup yang tidak baik.
Kesimpulan: Dari penelitian ini menunjukkan bahwa lansia dengan keluhan nyeri sendi berpotensi positif Rheumatoid Artritis (RA)
Kata Kunci: Lansia, Nyeri Sendi, Rheumatoid Arthritis.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 05:49 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 05:49 |
| URI: | http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/312 |

