[RISKA SRI YUNIAR], [R.S.Y] and [Teknologi Laboratorium Medis], 2025 PERBANDINGAN RENTANG NILAI RUJUKAN PEMERIKSAAN JENIS LEUKOSIT DI LABORATORIUM RSUD H.ANDI SULTHAN DAENG RADJA DENGAN RENTANG NILAI RUJUKAN BERDASARKAN PERHITUNGAN CLSI. Jurnal TLM Blood Smear. (In Press)
RISKA SRI YUNIAR_E.22.07.035.pdf
Download (3MB)
Abstract
Perbandingan Rentang Nilai Rujukan Pemeriksaan Jenis Leukosit Di Laboratorium Rsud H.Andi Sulthan Daeng Radja Dengan Rentang Nilai Rujukan Berdasarkan Perhitungan CLSI. Riska Sri Yuniar¹, Rahmat Aryandi², Andi Harmawati Novriani³, Nurlia Naim4, Rosminar5.
Latar Belakang: Nilai rujukan pemeriksaan leukosit yang digunakan di laboratorium umumnya bersumber dari referensi alat atau literatur internasional, yang belum tentu mencerminkan karakteristik fisiologis populasi lokal. Ketidaksesuaian ini dapat menyebabkan kekeliruan dalam interpretasi hasil pemeriksaan laboratorium, terutama di wilayah dengan kondisi geografis dan sosial yang khas seperti Kabupaten Bulukumba.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan rentang nilai rujukan pemeriksaan leukosit (neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil, dan basofil) di Laboratorium RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja dengan nilai rujukan yang dihitung berdasarkan perhitungan CLSI.
Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Data yang digunakan berupa data sekunder sebanyak 235 sampel dari populasi sehat, terdiri atas 117 laki-laki dan 118 perempuan. Penentuan rentang nilai rujukan dilakukan dengan menggunakan persentil ke-2,5 dan ke-97,5 karena data tidak berdistribusi normal.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rentang nilai rujukan leukosit lokal yang diperoleh mencakup neutrofil pada laki-laki sebesar 58,2–78,2% dan perempuan 54,779,3%, limfosit pada laki-laki 20,3–37,2% dan perempuan 14,8–37,3%, monosit pada laki-laki 3,8–8,2% dan perempuan 3,3–8,0%, eosinofil pada laki-laki 1,0–3,0% dan perempuan 0,9–3,0%, serta basofil pada laki-laki 0,1–1,0% dan perempuan 0,1–0,9%. Terdapat perbedaan rentang nilai rujukan lokal dibandingkan dengan nilai referensi rumah sakit, khususnya pada batas bawah limfosit perempuan serta batas atas dan bawah neutrofil dan monosit pada laki-laki.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan rentang nilai rujukan lokal pemeriksaan leukosit dibandingkan dengan referensi dari pabrikan alat. Oleh karena itu, penetapan nilai rujukan berdasarkan populasi lokal sangat diperlukan untuk meningkatkan ketepatan interpretasi hasil pemeriksaan laboratorium di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba.
Kata Kunci: Nilai rujukan, leukosit, CLSI
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 03:17 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 03:17 |
| URI: | http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/311 |

