[NAURA NASIFA], [N.N] and [Teknologi Laboratorium Medis], [2025] KORELASI KADAR HBA1C DENGAN PROTEIN URINE PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD H. ANDI SULTHAN DAENG RADJA BULUKUMBA. Jurnal TLM Blood Smear. (In Press)
NAURA NASIFA_E.22.07.025.pdf
Download (3MB)
Abstract
Korelasi Kadar HbA1c Dengan Protein Urin Pada Pasien Diabetes Melitus Di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba Naura Nasifa1,Rahmat Aryandi2, Dzikra Arwie3
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronik yang dapat menimbulkan komplikasi mikrovaskular seperti nefropati diabetik. Kadar Hemoglobin A1c (HbA1c) digunakan untuk menilai kontrol glikemik jangka panjang, sedangkan keberadaan protein dalam urine (proteinuria) menjadi indikator awal kerusakan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kadar HbA1c dan protein urin pada pasien DM. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 30 pasien DM di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba yang mempunyai data lengkap pemeriksaan HbA1c dan protein urin. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar hbA1c sebesar 9,42 % dan rata-rata protein urin sebesar 1,47%. Mayoritas pasien (83,3%) memiliki kadar HbA1c ≥(6,5%) dan 56,7 menunjukkan proteinuria positif. Uji korelasi spearman menunjukkan hubungan negatif lemah antara kadar HbA1c dan protein urin positif ( r =-0,219; p = 0,245), yang berarti tidak terdapat korelasi yang signifikan antara kadar HbA1c dan protein urin pada pasien diabetes melitus. Oleh karena itu, pemantauan rutin terhadap kadar HbA1c dan fungsi ginjal sangat penting untuk deteksi dini komplikasi.
Kata kunci: Diabetes Melitus, HbA1c, Proteinuria
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology |
| Depositing User: | Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 03:48 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 02:00 |
| URI: | http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/304 |

