PEMANFAATAN EKSTRAK BUAH BUNI (Antidesma bunius) SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI KRISTAL VIOLET PADA PEWARNAAN GRAM BAKTERI Staphylococcus aureus

[ANDI LAELA BINTANG UTARI], [A.L.B.U] and [Teknologi Laboratorium Medis], [2025] PEMANFAATAN EKSTRAK BUAH BUNI (Antidesma bunius) SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI KRISTAL VIOLET PADA PEWARNAAN GRAM BAKTERI Staphylococcus aureus. Jurnal TLM Blood Smear. (In Press)

[thumbnail of ANDI LAELA BINTANG UTARI_ E.22.07.004.pdf] Text
ANDI LAELA BINTANG UTARI_ E.22.07.004.pdf

Download (3MB)

Abstract

PEMANFATAAN EKSTRAK BUAH BUNI (Antidesma Bunius) SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI KRISTAL VIOLET PADA PEWARNAAN GRAM BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS. Andi Laela Bintang Utari¹, A.R. Pratiwi Hasanuddin², Asdinar³, Andi Harmawati Novriani. HS⁴, Asriyani Ridwan⁵.

Latar Belakang : Pewarnaan bakteri merupakan langkah penting dalam diagnosis mikrobiologi untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan mikroorganisme patogen. Pewarnaan Gram, sebagai metode pewarnaan, sering kali menggunakan bahan kimia yang dapat berpotesi menimbulkan efek samping dan masalah lingkungan. Oleh karena itu, dibutuhkan pewarna alami sebagai alternatif pewarnaan menjadi sangat relevan. Buah Buni (Antidesma Bunius) dikenal memiliki pigmen antosianin yang dapat memberikan warna atau ungu.
Tujuan : Untuk mengetahui kemampuan ekstrak buah buni sebagai alternatif pengganti kristal violet dalam pewarnaan Gram.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium, dengan menggunakan metode maserasi untuk mengekstrak buah buni (Antidesma bunius) yang kemudian divariasikan kedalam beberapa konsentrasi yaitu 5%, 10%, 15%, serta kontrol positif kristal violet.
Hasil Penelitian : Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah buni mampu mewarnai bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 15% dan 10%. Dari hasil statistik dengan Test Of Normality atau uji normalitas didapatkan hasil P< 0,005 sehingga menunjukkan data tidak normal kemudian dilanjutkan uji Kruskal Wallis dengan tujuan untuk menentukan adakah perbedaan signifikan antara buah buni dan larutan kristal violet.
Kesimpulan : Dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak buah buni dapat mewarnai bakteri staphylococcus aureus. Dimana dari hasil pewarnaan dengan 3 konsentrasi pada konsentrasi 15% dan 10% merupakan konsentasi yang cukup baik memberikan warna yang kontras dalam pewarnaan gram pada bakteri Staphyloccus aureus dan konsentrasi 5% menujukkan hasil pewarnaan yang kurang bagus.

Kata kunci : Antidesma bunius, Staphylococcus aureus, Perbandingan konsentrasi.

Item Type: Article
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email ojs.server@stikespanritahusada.ac.id
Date Deposited: 13 Apr 2026 01:42
Last Modified: 13 Apr 2026 01:42
URI: http://repository.stikespanritahusada.ac.id/id/eprint/293

Actions (login required)

View Item
View Item